![]() |
| Tips Memilih Makanan yang Baik dan Berkualitas |
Ketika manusia sudah semakin tidak peduli dengan makanan mereka, maka berbagai penyakit kini makin banyak bermunculan. Sebut saja tekanan darah tinggi, kencing manis, stroke, rematik , nyeri sendi, kesemutan/ jimpe, kolesterol berlebih, jantung dsb . Hal ini sudah diisyaratkan dalam Al Quran bagaimana akibat orang-orang yang tidak memperhatikan makanan apa yang masuk ke dalam tubuhnya. Sebagaimana dalamSurat Al Baqarah: 168 yang artinya: "Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu" Dan sekarang benar – benar menjadi kenyataan.
Seorang ahli usus terkemuka, penulis buku yang terkenal the miracle of enzym telah memeriksa lebih 300.000 lebih usus bagian dalam dari pasien yang berasal dari amerika dan jepang. Hiromi melakukan penelitian kaitan antara wujud usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menyimpulkan bahwa pasien yang ususnya berantakan adalah mereka yang makan atau minuman tidak bermutu. Dia juga melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/ minuman yang “jelek” : berbenjol – benjol, luka – luka, bisul, bercak – bercak hitam dan menyempit disana sini seperti diikat karet gelang. Sedangkan usus dari pasien yang makanannya baik digambarkan sangat bgus , bintik – bintik rata, kemerahan dan segar.
Salah satu fungsi usus adalah menyerap sari – sari makannan. Maka jika makanan yang dimasukkan ke dalam tubuh tidak memenuhi syarat makanan yang baik, maka akan membuat usus kelelahan melakukan gerakan peristaltik. Akibat yang tak kalah penting adalah sari makan yang diserap tidak akan bisa maksimal. Akibatnya pertumbuhan sel – sel kurang baik, daya tahan tubuh turun, sel radikal bebas meningkat, penyakit bermunculan dan kulit cepat menua. Makanan yang tidak berserat seperti daging, dapat menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus, menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.
Orang tua saat ini terutama ibu seharusnya bisa menyajikan makanan yang berkualitas untuk keluarganya. Oleh karena itu pengetahuan tentang nutrisi harus benar-benar terus dipelajari. Perhatian penting harus ditujukan pada anak – anak. Masa anak – anak adalah masa kritis untuk membangun kehidupannya dimasa depan. Pembiasaan yang baik di masa kanak – kanak, akan membentuk kebiasaan baik pula kelak ketika dia dewasa. Pembentukan selera makan anak terhadap makanan yang baik dan berkualitas, akan membentuk kebiasaan yang baik pula ketika dewasa kelak.
Masa anak – anak merupakan periode untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu sangat dibutuhkan makanan – makanan yang bermutu. Sehingga sari – sari makanan itu bisa digunakan untuk tumbuh kembang, membangun kecerdasan dalam dalam aktifitas belajar dan sebagainya.
Namun demikian, sebagian besar orang tua justru sering mengeluhkan betapa sulitnya memberikan makanan yang bermutu untuk anak – anaknya. Bukan karena tidak mampu , tapi anak – anak yang tidak mau atau tidak berselera. Sering pula dijumpai bagaimana sulitnya menyuapkan nasi apalagi dengan sayur dan buah – buahan. Kemudian dengan alasan daripada tidak ada sama sekali makanan yang dimakan akhirnya orangtua menuruti saja selera anak. Keinginan terhadap makanan akibat pengaruh iklan dituruti begitu saja.
Ketahuilah bahwa sikap tersebut bukan saja tidak baik, tapi mengakibatkan banyak kerugian. Jika kebiasaan ini terus dipertahankan maka kebiasaan buruk yang akan diwariskan. Sesuatu yang sudah menjadi ‘kebiasaan” maka akan sulit untuk diubah. Misalnya kebiasaan kita memberikan MSG (mono sodium glutamat / atau sering disebut micin) pada masakan sejak kecil akan menimbulkan ketergantungan terhadap makanan ber-MSG. MSG adalah bumbu penyedap rasa yang bisa menimbulkan beberapa efek samping yang kurang baik. Karena selera lidah terhadap makanan ber-MSG terlanjur tinggi maka untuk menghentikan akan cukup sulit. Perlu tekad kuat dan adaptasi beberapa waktu untuk mengubah kebiasaan makan tersebut. Bahaya lainnya yaitu mengundang berbagai macam penyakit untuk anak – anak. Ada beberapa jenis makanan yang harus anda hindari agar terhindar beberapa resiko penyakit terutama penyakit degeneratif. Saat ini penyakit-penyakit tersebut mulai banyak menyerang di semua lapisan masyarakat. Tidak hanya yang kaya, yang miskinpun juga banyak yang terkena. Tidak hanya orang-orang perkotaan, yang di desapun juga sudah semakin marak terjadi. Mudah-mudahan perhatian kita terhadap jenis makanan yang kita konsumsi bisa mengurangi resiko terjadinya penyakit tersebut.

No comments:
Post a Comment