Tuesday, April 28, 2015

Jenis Makanan yang Harus Anda Hindari

Jenis Makanan  yang Harus Anda Hindari
Jenis Makanan  yang Harus Anda Hindari
Jenis makanan merupakan salah satu indikator terhadap kesehatan seseorang. Baik pada saat ini maupun untuk masa yang akan datang. Sehingga cara memilih makanan yang baik dan berkualitas menjadi syarat utama jika ingin kesehatan selalu terjaga. Apabila makanan yang dikonsumsinya baik dan berkualitas maka peluang hidup lebih sehat dan terhindar penyakit akan semakan besar. Begitu pula sebaliknya, jika makanan yang dikonsumsi dari jenis makanan yang kurang kualitas maka bisa menurunkan kualitas hidupnya.
Namun pada saat ini banyak orang yang belum mengetahui mana makanan yang seharusnya dihindari dan mana sebenarnya yang harus dikonsumsi. Ditambah lagi pada saat ini banyak sekali produk-produk makanan yang beredar dan dengan mudah ditemukan. Karena begitu pesatnya perkembangan produsen makanan sehingga menjadi kurang selektif. Balutan berbagai macam iklan dan promosi menambah semakin bingungnya orang untuk memilah dan memilih jenis makanan yang sehat dan berkualitas. 
Di bawah ini beberapa makanan yang menurut profesor Hiromi menjadi perhatian dan harus dihindari. Beberapa catatan makanan tidak bermutu yang harus dihindari untuk anak – anak adalah :
a.       Makanan tinggi kadar gula.
Penyakit gula saat ini tidak lagi memandang strata ekonomi , riwayat dalam keluarga maupun usia. Berbagai metode pengobatan saat ini belum ada yang berhasil secara maksimal menyembuhkan penderita kencing manis. Obat-obat yang beredar hanya menurunkan kadar gula darah untuk sementara. Dan jika tidak mengkonsonsi maka kadar gula akan naik lagi. Hampir belum ada yang ditemui obat yang bisa memperbaiki fungsi pankreas sebagai penghasil hormon pengendali gula darah. Akibatnya konsumsi obat atau terapi tetap menjadi bagian tidak boleh lepas dari penderita gula.
Konsumsi gula berlebih diatas rata – rata tidak akan memberikan manfaat kecuali sebagai sumber energi. Makanan manis akan menjadi kalori kosong. Bahkan berlebihan mengkonsumsi makanan manis akan menurunkan daya tahan tubuh, obesitas dan diabetes. Ironisnya persepsi rasa awal seorang anak adalah rasa manis. Cokelat, permen, biskuit, es cream, susu formula dan produk turunan lainnya merupakan makanan yang digemari anak. Rata – rata jajan atau snack untuk anak banyak didominasi rasa manis, karena mudah digemari oleh anak-anak. Jika kebiasaan ini tidak terkendali maka bisa membahayakan kesehatan.
b.      Makanan yang tinggi kadar garam
Persepsi rasa berikutnya yang digemari oleh anak adalah asin dan gurih. Hampir setiap komposisi jajan anak ada komposisi garam. Karena rasa asin merupakan inti rasa sebuah makanan. Konsumsi garam yang diperbolehkan hanya sekitar 1-2 gram  sehari, jika berlebihan mudah memunculkan tekanan darah tinggi dikemudian hari. Termasuk camilan favorit anak dengan cita rasa asin seperti chicken nugget, krupuk , mi instan pasti lebih dipilih dibanding masakan ibu.
c.       Makanan dengan zat – zat tambahan : pewarna, perasa, pengawet
Makanan atau minuman dengan warna warni pelangi saat ini sudah menjadi kegemaran anak-anak yang tak terkendali. Di swalayan, minimarket mudah ditemui minuman botol dengan warna – warna memikat perhatian anak. Bahkan jajan pasar yang notabene tradisional, sudah sangat sulit untuk mencari makanan dengan bahan pewarna yang benar – benar alami. Banyak yang sudah mengetahui bahwa makanan dengan pewarna , pengawet ( formalin), perasa sebenarnya tidak baik untuk kesehatan. Namun tetap saja makanan – makanan seperti itu digemari dan laris manis. Seakan akan sudah sulit untuk menghindarinya.
d.      Makanan dengan lemak jenuh dan lemak trans
Lemak dibutuhkan oleh anak untuk membentuk jaringan baru. Namun porsi kebutuhan juga harus diperhatikan, jangan sampai berlebihan. Lemak yang baik dikonsomsi adalah lemak tak jenuh. Sebaiknya lemak yang sebaiknya dihindari adalah yang berasal dari lemak jenuh dan lemak trans. Lemak jenuh dan lemak trans adalah dua tokoh jahat utama bagi berkembangnya kadar kolesterol yang tinggi dan penyakit jantung jika dikonsomsi berlebihan. Lemak jenuh, jenis ini banyak terdapat dalam daging merah, produk susu dan beberapa minyak nabati seperti  palem/kelapa.  Sementara lemak trans lebih berbahaya lagi karena terkait dengan penyakit jantung. Perannya tidak hanya meningkatkan kolesterol jahat tapi juga menurunkan kholesterol baik. Minyak nabati mempunyai bentuk padat misalnya margarin. Margarin banyak digunakan pada makanan yang dipanggang seperti biskuit kering atau menggoreng makanan cepat saji
e.       Makanan kurang serat
Makanan klasik yang dihadapi orang tua adalah sulitnya memasukkan buah dan sayur dalam makanan anak – anak. Biasanya anak – anak lebih menyukai makanan tanpa kuah dalam istilah jawa adalah "garingan". Kebanyakan anak-anak juga tidak menyukai buah.  Padahal sayur dan buah merupakan sumber penting bagi serat makanan yang membantu memperlancar naik turunnya kadar gula darah, menjaga kadar kholesterol darah dan mencegah sembelit. Serat terdapat pada dinding sel tanaman yang kaku.
Ingat, bahwasanya tubuh kita selalu dipakai bekerja dan aktifitas. Sehingga harus dijaga dan dirawat dengan baik agar bisa tetap bekerja dengan baik . Anak – anak kita adalah amanah dan tanggung jawab orangtua. Sehingga kedua orangtualah yang berkewajiban memelihara kesehatan anak-anaknya. Kesehatan bisa kesehatan saat ini atau kesehatan di masa datang. Karena kesehatan masa depan banyak dipengaruhi kesehatan ketika masih anak-anak. Jangan sampai karena ketidaktahuan orangtua terhadap makanan yang berkualitas, atau keengganan untuk mengubah kebiasaan pola makan yang salah, akan mengundang berbagai macam penyakit pada anak di kemudian hari.  Dengan kemauan yang kuat dan seleksi yang ketat menjadi sarat utama mendapatkan makanan yang berkualitas bagi tubuh kita, anak – anak kita, masa depan mereka.


Monday, April 27, 2015

Tips Memilih Makanan yang Baik dan Berkualitas

Tips Memilih Makanan yang Baik dan Berkualitas
Tips Memilih Makanan yang Baik dan Berkualitas
Ketika manusia sudah semakin tidak peduli dengan makanan mereka, maka berbagai penyakit kini makin banyak bermunculan. Sebut saja tekanan darah tinggi, kencing manis, stroke, rematik , nyeri sendi, kesemutan/ jimpe, kolesterol berlebih, jantung dsb . Hal ini sudah diisyaratkan dalam Al Quran bagaimana akibat orang-orang yang tidak memperhatikan makanan apa yang masuk ke dalam tubuhnya. Sebagaimana dalamSurat Al Baqarah: 168 yang artinya: "Wahai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syetan; karena sesungguhnya syetan itu adalah musuh yang nyata bagimu" Dan sekarang  benar – benar menjadi kenyataan.
Seorang ahli usus terkemuka, penulis buku yang terkenal the miracle of enzym  telah memeriksa lebih 300.000 lebih usus bagian dalam dari pasien yang berasal dari amerika dan jepang. Hiromi melakukan penelitian kaitan antara wujud usus dengan kebiasaan makan dan minum pasiennya. Dia menyimpulkan bahwa pasien yang ususnya  berantakan adalah mereka yang makan atau minuman tidak bermutu. Dia juga melihat alangkah mengerikannya bentuk usus orang yang biasa makan makanan/ minuman yang “jelek” : berbenjol – benjol, luka – luka, bisul, bercak – bercak hitam dan menyempit disana sini seperti diikat karet gelang. Sedangkan usus dari pasien yang makanannya baik digambarkan sangat bgus , bintik – bintik rata, kemerahan dan segar.
Salah satu fungsi usus adalah menyerap sari – sari makannan. Maka jika makanan yang dimasukkan ke dalam tubuh tidak memenuhi syarat makanan yang baik, maka akan membuat  usus kelelahan melakukan gerakan peristaltik. Akibat yang tak kalah penting adalah sari makan yang diserap tidak akan bisa maksimal. Akibatnya pertumbuhan sel – sel kurang baik, daya tahan tubuh turun, sel radikal bebas meningkat, penyakit bermunculan dan kulit cepat menua. Makanan yang tidak berserat seperti daging, dapat menyisakan kotoran yang menempel di dinding usus, menjadi tinja stagnan yang kemudian membusuk dan menimbulkan penyakit lagi.
Orang tua saat ini terutama ibu seharusnya bisa menyajikan makanan yang berkualitas untuk keluarganya. Oleh karena itu pengetahuan tentang nutrisi harus benar-benar terus dipelajari. Perhatian penting harus ditujukan pada anak – anak. Masa anak – anak adalah masa kritis untuk membangun kehidupannya dimasa depan. Pembiasaan yang baik di masa kanak – kanak, akan membentuk kebiasaan baik pula kelak ketika dia dewasa. Pembentukan selera makan anak terhadap makanan yang baik dan berkualitas, akan membentuk kebiasaan yang baik pula ketika dewasa kelak.
Masa anak – anak merupakan periode untuk tumbuh dan berkembang. Oleh karena itu sangat dibutuhkan makanan – makanan yang bermutu. Sehingga sari – sari makanan itu bisa digunakan untuk tumbuh kembang, membangun kecerdasan dalam dalam aktifitas belajar dan sebagainya.
Namun demikian, sebagian besar orang tua justru sering mengeluhkan betapa sulitnya memberikan makanan yang bermutu untuk anak – anaknya. Bukan karena tidak mampu , tapi anak – anak yang tidak mau atau tidak berselera. Sering pula dijumpai bagaimana sulitnya menyuapkan nasi apalagi dengan sayur dan buah – buahan. Kemudian dengan alasan daripada tidak ada  sama sekali makanan yang dimakan akhirnya orangtua menuruti saja selera anak. Keinginan terhadap makanan akibat pengaruh iklan dituruti begitu saja.
Ketahuilah bahwa sikap tersebut bukan saja tidak baik, tapi mengakibatkan banyak kerugian. Jika kebiasaan ini terus dipertahankan maka kebiasaan buruk yang akan diwariskan. Sesuatu yang sudah menjadi ‘kebiasaan” maka akan sulit untuk diubah. Misalnya kebiasaan kita memberikan MSG (mono sodium glutamat / atau sering disebut micin) pada masakan sejak kecil akan menimbulkan ketergantungan terhadap makanan ber-MSG. MSG adalah bumbu penyedap rasa yang bisa menimbulkan beberapa efek samping yang kurang baik. Karena selera lidah terhadap makanan ber-MSG terlanjur tinggi maka untuk menghentikan akan cukup sulit. Perlu tekad kuat dan adaptasi beberapa waktu untuk mengubah kebiasaan makan tersebut. Bahaya lainnya yaitu mengundang berbagai macam penyakit untuk anak – anak.  Ada beberapa jenis makanan  yang harus anda hindari   agar terhindar beberapa resiko penyakit terutama penyakit degeneratif. Saat ini penyakit-penyakit tersebut mulai banyak menyerang di semua lapisan masyarakat. Tidak hanya yang kaya, yang miskinpun juga banyak yang terkena. Tidak hanya orang-orang perkotaan, yang di desapun juga sudah semakin marak terjadi. Mudah-mudahan perhatian kita terhadap jenis makanan yang kita konsumsi bisa mengurangi resiko terjadinya penyakit tersebut. 

Saturday, April 25, 2015

Pemberian Makanan Bergizi untuk Kesehatan Anak

Pemberian Makanan Bergizi untuk Kesehatan Anak
Pemberian Makanan Bergizi untuk Kesehatan Anak



Saat ini pemberian nutrisi menjadi hal yang sangat penting menjadi syarat tercapainya kesehatan yang optimal. Ada beberapa panduan yang bisa dijadikan contoh dalam penerapan nutrisi gizi bagi keluarga. Salah satu yang bisa jadi referensi pendidikan nutrisi adalah negara Jepang. 
Mari kita belajar sedikit dengan negara tetangga di Jepang bagaimana mereka menerapkan pendidikan nutrisi sehingga tercatat sebagai negara dengan angka harapan hidup tertinggi.
Sejak 50 tahun yang lalu jepang sudah menerapkan program shokuiku ( edukasi gizi) . Salah satu pragramnya adalah program makan siang di sekolah. Tujuan program ini adalah setiap siswa dapat belajar sejak dini tentang menu makanan dan pola makan yang sehat sehingga mereka bisa mengetahui kesehatan mereka melalui makan secara mandiri. Pendidikan gizi dibagi 3 jenjang.
1.      Lower grade ( kls I & II )
2.      Midle grade ( kls III & IV )
3.      Higher grade ( kls V & VI )
Targetnya :
1. Lower grade : siswa menikmati  makan bersama dengan senang hati
2. Midle grade : siswa mengerti kandungan nutrisi  seperti daging, buah dan sayuran dengan mengkonsumsi     secara seimbang           
3.Higher grade : siswa belajar pentingnya menu seimbang.  saat makan mereka harus bisa memilih menu sesuai kebutuhan tubuhnya. ( inilah yang dimaksud dengan level thoyyib)
Panduan memilih makanan sehat alami ( cara praktis)
1.      Sayuran
Mulailah membuat daftar sayuran yang mudah ditemukan di tempat tinggal anda.  Kelompokkan sayuran berdasarkan warnanya : hijau, kuning ( jingga), merah, biru ( ungu) dan putih. Pastikan anak anda mendapatkan sedikitnya 3 warna sayuran setiap hari.
Patokan umum : porsi sayuran masak maupun mentah yg harus dihabiskan batita ( 1- 3 tahun) 1 ½ cangkir dan usia pra sekolah (3-5 tahun) 2 1/2 cangkir
2.      Buah.
Gali potensi buah lokal , terutama yang mudah didapat disekitar rumah sirsak, rambutan, leci, manggis, sawo. pepaya, pisang, nanas, mangga, jambu biji merah, belimbing, jeruk keprok, melon, semangka strowberi umumnya sudah populer dikalangan anak – anak. Buah impor seperti apel dan pir hendaknya menjadi pilihan terakhir.
Patokan umum : porsi buah adalah 2 porsi perhari ( satu porsi sepadan dengan besar genggaman tangan balita)
3.      Makanan pokok ( beras berkulit ari dan polong polongan) .
Patokan umum pemberian makanan pokok perhari kepada balita yaitu 3 porsi. Satu porsi setara ½ cangkir.  Nasi beras merah lebih sehat dari beras putih karena berlimpah serat , vit b kompleks, minyak sehat dan gula alami. Variasikan makanan pokok dengan mencampurkan bahan lain ke nasi misal dengan ubi jalar merah, kuning atau ungu, jagung kuning dan singkong kuning, polong polongan seperti kacang hijau dan kacang tolo hendaknya menjadi menu harian balita
4.      Makanan kaya kalsium 
Patokan umumnya 1 1/2 cangkir perhari. Sumber kalsium andalan adalah yogurt, keju ( konsumsi terbatas), lauk pauk yang dimakan beserta tulangnya, tahu, sumber kalsium nabati  ( sayuran hijau gelap, brokoli, kangkung, daun singkong, bayam)
5.      Protein tanpa lemak misalnya daging sapi tanpa lemak, dada dan paha ayam, ikan, telur organik, yogurt dan keju rendah lemak. Polong polongan dan hasil olahannya termasuk sumber protein rendah ( tanpa lemak ) unggulan; kacang merah, kacang tolo, kacang hijau, tempe, tahu dan susu kedelai.
6.      Minyak atau lemak
Minimalkan makanan mengandung lemak jenuh dan hindari makan mengandung lemak – lemak trans.. Makanan gorengan dan masakan bersantan merupakan sumber lemak jenuh. Lemak trans banyak tersimpan dalam makanan yang digoreng dengan minyak jlantah, margarin, makanan dengan campuaran margarin seperti cake, roti, dan donat.
7.      Serat
Selain asupan nutrisi komsumsi serat juga menjadi hal yang patut diperhatikan ketika memberikan makanan pada balita. Serat mencegah sembelit karena membantu memperlancar kerja saluran cerna dan saluran pembuangan. Asupan serat yang cukup juga menekan risiko kegemukan , memperkecil resiko gangguan jantung, dan menurunkan resiko dm tipe 2 pada anak. Sementara jenis serat lain, yaitu pektin tergolong serat larut membantu mengusir asupan kolesterol sebelum sempat di proses oleh tubuh.

Sehatkah makanan balita saya ?
Bagaimana menilai apakah makanan yang kita berikan ke balita kita sudah cukup porsinya , serta sudah sehat dan bergizi ? Mari kita amati dengan indikator – indikator berikutr.
Indikator BAB
·         BAB minimum setiap pagi ( bisa lebih dari satu kali , tetapi tidak diare atau sakit perut)
·         BAB tanpa mengejan, kotoran keluar secara otomatis  tanpa di dorong
·         BAB kotoran mengambang, tidak tenggelam
·         BAB 2 menit, kotoran sudah keluar semua.
·         BAB merasa tuntas.
Indikator flu atau demam
Indikator alergi
Indikator tinggi dan berat badan.
           







Friday, April 24, 2015

Makanan bergizi haruslah Halal dan Baik

Makanan bergizi haruslah Halal dan Baik
Makanan bergizi haruslah Halal dan Baik
Makanan bergizi yang banyak diharapkan banyak manusia adalah makanan yang banyak mengandung vitamin, mineral, protein dan zat-zat penting lainnya. Masing - masing zat tersebut mempunyai fungsi sendiri - sendiri untuk kelangsungan hidup maanusia yang lebih berkualitas. Namun tak sedikit orang yang sering  melupakan adalah bahwa makanan yang baik tersebut juga harus didapatkan secara halal. Meski kata ini terdengar tidak biasa namun pengaruh yang ditimbulkan sangat besar terhadap fisik dan psikis seseorang.
Makanan yang tidak halal daa tidak baik cara mendapatkannya akan secara langsung maupun tidak langsung akan mempengaruhi perkembangan anak. Terutama dalam masalah kejiawaan anak dan terutama lagi bagi umal muslim sebagai umat terbanyak di bumi Indonesia. 
Rata – rata kita saat ini sedang menghadapi   fase dua masa kritis pertumbuhan seorang anak. Tahukah ibu kapan kita menghadapi masa itu? Dan kenapa kita penting untuk mengisi fase kritis pertumbuhan anak – anak kita itu dengan sebaik – baiknya.
Apakah yang dimaksud  dengan 2 fase masa  kritis pertumbuhan anak  itu ? Yang dimaksud dengan masa kritis tumbuh kembang anak adalah  masa dimana tubuh seorang anak membutuhkan nutrisi 2 esensial yang harus terpenuhi untuk mencukupi / menunjang tumbuh kembangnya.  Dua fase kritis itu adalah saat batita 0-3 tahun dan saat anak memasuki usia sekolah dasar . Menurut penelitian Dr. Myron Winick , usia 3 tahun menjadi pondasi penting bagi kesehatan anak di masa datang, yang menentukan hubungan anatara gizi anak dan penyakit kronis di masa datang.  Fase kritis yang kedua adalah saat anak memasuki usia sekolah dasar yaitu 6 – 11 tahun yang dikenal dengan growth spurt ( perceptan pertumbuhan yang kedua setelah masa balita).  Pada masa kritis kedua ada beberapa zat gizi terutama mikro seperti Fe ( besi), calcium, zink, folat, vitamin A , yodium harus terpenuhi dalam diet anak.
Diadalam Al Quran,  Allah memberikan petunjuk yang jelas tentang apa yang  akan kita makan. Petunjuk tersebut bahkan tidak  hanya ada dalam 1 ayat,  tetapi diulang di ayat yang lain. Seperti dalam surat al baqarah : 168; surat Al maidah :88
Halal dan thoyib adalah sebuah perintah yang berdampingan. Untuk makanan yang dihalalkan jelas bagi kita yaitu diluar makanan yang diharamkan oleh Allah . Sedangkan untuk  toyyib adalah makanan yang selain halal harus bisa membawa kebaikan,  keberkahan serta tidak menimbulkan dampak merugikan bagi tubuh. Karena kemajuan ilmu dan teknologi (terutama teknologi  pangan ) yang pesat harus kita terima dengan  harus benar – benar selektif. Halal kini tak semuanya baik/toyyib lagi dampaknya bagi kesehatan di masa depan. “ Maka hendaklah manusia itu memperhatikan makanannya” ( QS Abasa : 24)
Misalnya cake, roti dan donat. Dia adalah makan yang tidak diharamkan, tetapi mengkomsumsi secara berlebihan roti yang pembuatannya menggunakan margarin atau mentega dengan kandungan lemak trans akan merugikan kesehatan.
Contoh  lain adalah  susu formula. Masyarakat kebanyakan sampaisaat ini masih mengandalkan susu formula sebagai makanan ajaib yang akan memenuhi seluruh nutrisi untuk tumbuh kembang anak. Tanpa makan nasi atau yang lain anak masih tumbuh sebagaimana  anak – anak lainnya, bahkan terkadang nampak lebih gemuk dan sehat. Namun, bahaya terjadinya anemia dan sembelit serta kegemukan bisa mengancam anak di kemudian hari.
Oleh karena itu, pengetahuan tentang nutrisi yang benar harus dipahami sehingga kita bisa memberikan bimbingan dan penerangan kepada anak – anak kita. Pemberian nutrisi yang sehat harus dimulaisejak dini yaitu semenjak kita merencanakan kehamilan. Kita juga harus memperhatikan kebutuhan nutrisi pada saat menyusui . Tidak salah jika digambarkan , “ andaadalah apa yang Anda makan”. Sehingga“apa yang dimakan anak – anak saat ini akan mempengaruhi kualitas kesehatannya di kemudian hari.”